,

Friday, December 28, 2012

Cara membuat outline



Daftar isi atau yang biasa disebut dnegan outline adalah garis besar dari sebuah isi buku. Dalam bentuk per judul bab. Outline dibuat secara runut sesuai dengan apa yang akan dituliskan. Tentu, yang bisa lebih memahami adalah si penulis itu sendiri. Daftar isi akan dimulai dari pembahasan awal dari sebuah tema yang akan dikaji.
Misalnya, kita akan membuat sebuah buku tentang cara membuat martabak telor. Nah, yang perlu kita bikin awal kan persiapan, mulai dari tepung teripu, daging dan aneka bahan lainya.
Contoh outline buku non-fiksi, “Resep Martabak Telor.”
1.      Membuat adonan dengan gandum berprotein tinggi
2.      Tips menggoreng martabak agar jangan gosong
3.      Membuat rasa gurih tanpa vetsin
4.      Membuat martabak dengan 20 kreasi rasa sendiri
5.      Menjadi kaya dari francise marabak
Nah, dari contoh diatas mungkin sudah bisa kita fahami ya? Dari contoh diatas masih bisa kita tambahkan dengan sub bab. Tentunya itu bila kita memang ada sub bab dari pembahasan itu.
Bagaimana, mudah bukan?
Sangat mudah. Tidak usah pusing maupun putus asa. Membuat daftar isi lebih mudah daripada makan durian. Makan durian harus membuka kulitnya dulu. Kemudian masih beresiko terkena durinya.
Kalau daftar isi tinggal mengambil awalnya saja. Darimana kita hendak membahas sebuah tema. Jika sudah ketemu awal, dari situlah kita mulai. Seperti yang dicontohkan diatas.
Selamat mencoba ya!

Artikel Rekomendasi

0 comments:

Post a Comment

◄ Newer Post Older Post ►